Pages

Subscribe:
Tampilkan postingan dengan label Nyeri pinggang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nyeri pinggang. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 September 2013

syndroma piriformis

Sindrom piriformis adalah gangguan neuromuskuler yang disebabkan oleh  otot piriformis yang menekan  saraf sciatica .  Piriformis  merupakan otot  datar , otot ini  terletak di bagian bokong dekat bagian atas dari sendi pinggul . Otot ini penting dalam gerakan tubuh bagian bawah  karena menstabilkan sendi pinggul dan menyangga saat berputar dimana tumpuan pada paha .Sehingga dengan otot ini memungkinkan kita untuk berjalan , menggeser berat badan dari satu kaki ke kaki lain , dan menjaga keseimbangan .  

Piriformis juga  digunakan dalam olahraga yang melibatkan mengangkat dan memutar paha - singkatnya , di hampir setiap gerakan pinggul dan kaki sangat memerlukan otot ini.Saraf sciatica  adalah saraf tebal dan panjang dalam tubuh . Melewati samping atau berjalan melalui otot piriformis , turun bagian belakang kaki , dan akhirnya bercabang ke saraf yang lebih kecil yang berakhir di kaki . Kompresi saraf  sciatica dapat disebabkan oleh spasme otot piriformis . 
Rekomendasi Terkait dengan Manajemen NyeriSindrom piriformis biasanya dimulai dengan rasa sakit , kesemutan , atau mati rasa di bagian bokong . Nyeri bisa menjadi berat dan sepanjang syaraf sciatica . Rasa sakit ini disebabkan oleh otot piriformis yang menekan saraf sciatic  kegiatan yang menimbulkan penekanan  seperti sambil duduk di kursi mobil atau berjalan. Bahkan nyeri juga dapat dipicu saat mendaki tangga , menerap, atau duduk untuk jangka waktu yang lama .Namun demikian  sebagian besar kasus linu panggul, bagaimanapun, tidak karena sindrom piriformis .

Sindrom piriformis DiagnosisTidak ada tes yang jelas  untuk sindrom piriformis . Dalam banyak kasus , ada riwayat trauma ke daerah , berulang , aktivitas yang kuat seperti lari jarak jauh , atau lama duduk . Diagnosis sindrom piriformis dibuat oleh laporan pasien  dan dengan pemeriksaan fisik menggunakan berbagai gerakan untuk memperoleh rasa sakit pada otot piriformis . Dalam beberapa kasus , otot piriformis  tegang dan mengendor yang  dapat ditemukan pada pemeriksaan fisik .Karena gejala dapat mirip dalam kondisi lain , tes radiologis seperti MRI mungkin diperlukan untuk menyingkirkan penyebab lain dari kompresi saraf siatik lainnya  , seperti hernia nucleus pulposus (HNP)


Pengobatan Sindrom piriformis Jika rasa sakit disebabkan oleh duduk atau kegiatan tertentu , cobalah untuk menghindari posisi yang memicu rasa sakit. Istirahat, es , dan panas dapat membantu meringankan gejala . Seorang dokter atau ahli fisioterapi  dapat menyarankan program latihan dan peregangan untuk membantu mengurangi kompresi saraf sciatica . Beberapa dokter mungkin akan merekomendasikan obat anti - inflamasi , muscle relaxant  , atau suntikan dengan kortikosteroid atau obat bius. Terapi lain seperti iontophoresis , yang menggunakan arus listrik yang ringan , dan injeksi dengan botulinum toxin ( botox ) dapat digunakan . Menggunakan sifat lumpuh dari toksin botulinum , suntikan botox bisa meredakan kekakuan otot dan kompresi saraf siatik untuk meminimalkan rasa sakit. Beberapa studi telah menemukan Botox untuk menjadi lebih efektif daripada kortikosteroid .

Jumat, 26 Desember 2008

20 Tips menjaga tulang punggung



  1. Mengetahui kemampuan anda: Jangan menangangkat suat benda yang terlampau berat daripada yang dapat ditahan punggung. Mintalah tolong.
  2. Saat mengangkat dan membawa benda, jarak kaki lebar supaya untuk keseimbangan, dan tekuk kedua lutut dan angkat benda dekatkan dengan tubuh anda.
    Ingat ingat , biarkan kedua tungkai untuk mengangkat, bukan punggung anda.
  3. Pivot: Kedua belah bau, kaki, pinggul, menghadap kedepan setiap saat ketika anda mengangkat, atau membawa barang. Berputarlah dengan tangan jangan memutar.
  4. Dorong daripada tarik: Kapanpun anda bisa, lebih baik mendorong daripada menarik sebuah benda. Anda akan mendapatkan 2 hal yaitu lebih banyak tenaga dan mengurangi terjadinya injury
  5. Balance: punggung anda bagian bawah dan otot otot perut membantu membantu postur tubuh yang baik. Sehingga akan berdampak keduanya menjadi kuat.
  6. Duduk: Hindari duduk untuk jangka periode yang lama. setiap setengah jam, berdirilah dan berjalan jalan sebentar.
  7. Berdiri: Berdirilah dengan posisi yang berganti dan menjaga lutut untuk sedikit menekuk. Kaki secara bergantian, istirahat di di permukaan yang lebih tinggi ketika anda berdiri dalam jangka waktu yang lama.
  8. Tidur: Matras yang tipis memberikan support yang paling sempurna untuk punggung. Hindari tidur menggunakan perut anda
  9. Berkendara: Geser dudukan kursi kedepan dan duduklah dengan lutut yang lebih tinggi daripada kedua pinggul anda. Pastikan punggung anda tersangga penuh oleh bantal tipis atau handuk yang digulung.
  10. Tetap Aktif: Berpartisipasi pada gaya hidup aktif akan memperbaiki toleransi terhadap nyeri pinggang dan stress.
  11. Latihan Penguluran dan penguatan: Sebuah program latihan yang teratur akan memperkuat otot dan meningkatkan fleksibilitas, sehinga akan mengurangi cidera punggung anda.
  12. Otot otot perut: 80% masalah punggung disebabkan oleh kelemahan otot perut, sehingga jangan dilupakan. Otot Otot perut yang kuat merupakan penyangga yang menjaga punggung tetap stabil.
  13. Sebelum anda memulai: Konsultasikan dengan dokter anda / fisioterapi sebelum melakukan program latihan baru, khususnya apabila anda mengalami masalah dengan punggung.
  14. Perhatian/hati hati: Saat anda merasakan nyeri punggung,terasa tertusuk, tidak berasa alias baal(numbness) atau kelemahan di kedua tungkai--- STOP aktivitas!
  15. Sandal/sepatu: Hindari dengan tungkai tinggi. Berpusatlah pada kenyamanan dan dapat menyangga dengan baik, bukan karena masalah harga atau fashion
  16. Relax: Lepaskan segala ketegangan otot otot punggung anda. Sadari dan rasakan otot otot anda dalam kondisi relax. Tarik nafas dalam, pijat dan stretching/penguluran dapat membuat anda lebih relaks.
  17. Kontrol berat badan: Jaga Berat badan yang disarankan.Kelebihan berat badan akan membuat tekanan pada punggung anda.
  18. Posture: Ini dimulai dari punggung anda. Gunakan otot otot perut untuk daya angkatnya. Duduk dan berdiri usahakan tinggi kedua lengan segaris dengan pinggul anda , supaya menghindari nyeri kepala, nyeri leher dan punggung bagian atas.
  19. Common sense: Jaga punggung anda berdasarkan atas kesadaran diri, pencegahan dan kebiasaan yang baik.
  20. Masih butuh bantuan? silahkan hubungi slamrpy@yahoo.com atau (021) 68164526 (Slamet R)


Selasa, 26 Agustus 2008

Pedoman Praktis....

part 2

Terapi untuk nyeri pinggang akut karena faktor mekanik
  • Pengobatan dengan menggunakan analgesic, pengaturan gerakan dan aktifitas
  • Analgesic OTC(Over The counter) dan NSAID (Non Steroid Anti Inflammatory Desease)
  • Hot pack atau icepack --- tergantung mana yang paling nyaman
  • Membatasi aktifitas untuk beberapa hari biasanya jalan merupakan hal yang baik untuk tulang belakang dan otot-otot
    untuk posisi yang nyaman biasanya posisi terlentang dengan hip fleksi dan lutut/knee fleksi.
  • Aktifitas normal seperti biasa secara bertahap
  • Jika nyeri masih lebih dari 1 minggu, gejala memburuk atau tidak ada perbaikan sama sekali maka
    pemeriksaan kembali perlu dilakukan dalam hal ini fisioterapi sangatlah berperanan
Terapi nyeri pinggang akut radikulopati
  • Pengobatan sama dengan nyeri pinggang akut mekanik, meskipun resep untuk obat nyeri diperlukan ( seperti narkotik ) dapat
    juga diberikan muscle relaxant
  • Pasien diberikan pengertian , bahwa kondisi penyakitnya memerlukan waktu yang relatif sedikit lama. Lebih dari 90% pasien dengan radikulopati
    sembuh baik dengan atau tanpa operasi
  • Pasien ini biasanya mengeluh nyeri sekali. Apabila pasien tidak menunjukkan perubahan maka rujukan ke fisioterapi atau ke spesialis
    merupakan sebuah pilihan
  • Jika tidak ada kontraindikasi , steroid oral dapat diberikan
  • Tujuan jangka panjang dengan fisioterapi adalah belajar latihan dirumah yang dipantau dan diberikan oleh fisioterapi
  • Saat menjalani fisioterapi, alat yang dapat digunakan misalnya hot pack,eletrical stimulasi, ultrasoud. Hal yang paling terpenting
    dari pelayanan Fisitoerapi adalah memberikan pengetahuan program latihan, positioning dan edukasi tentang tulang belakang.Apakah sebuah program gerakan
    ektensi tulang belakang atau fleksi tulang belakang tergantung dari kenyamanan pasien
  • Biasanya HNP (Hernia Nucleus Pulposus) akan menunjukkan efek yang baik terhadap program gerakan ektensi (McKenzie) akan tetapi bagi usia lanjut dengan canal stenosis gerakan akan memperburuk kondisinya sehingga program gerakan fleksi (William) harus digunakan.
  • Apabila pengobatan dengan fisioterapi selama 4 - 6 session tidak menunjukkan hasil yang berarti, maka program fisioterapi dapat diganti atau dihentikan. Saat pasien
    dalam stadium recovery maka tugas seorang fisioterapi adalah memberikan program program latihan lanjutan dan evaluasi kunjungan 1 atau 2 minggu sekali, dan bahkan bisa
    berkurang.
  • Posisi aktifitas untuk pasien nyeri pinggang akut radikulopati adalah posisi yang nyaman. Pasien kemudian secara bertahap melakukan aktifitas seperti biasa kembali.
  • Pengobatan chicopractik dapat dipertimbangkan. Jika pasien tidak mengalami perbaikan selam 3 kali kunjungan, hentikan !
Terapi Nyeri Pinggang Kronis atau radikuler kronis
Nyeri pinggang kronis atau radikUler kronis merupakan sesuatu yang dikatakan "highly situational", sehingga memerlukan pemeriksaan yang lebih seksama dari riwayat riwayat yang ada, dan memiliki masalah yang yang sangat kompleks, sehingga dalam hal ini rujukan diperlukan
Indikasi dilakukannya MRI
  • Untuk membedakan nyeri pinggang karena faktor mekanik atau bukan mekanik maka MRI dapat dilakukan.CT scan dapat digunakan bagi apabila ada kontraindikasi, misalnya pace maker, metal implants dan lain sebagianya, atau
    karena claustrophobia
  • MRI diperlukan apabila setelah dilakukan x-ray menunjukkan hal yang tidak normal dan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut
  • MRI tidak diperlukan untuk pengobatan awal pada radikulopati saat diduga adanya Hernia Nucleus pulposus.MRI diperlukan saat saat atau jika rencana terapi diatas tidak menunjukkan hasil dan terapinya memerlukan tindakan invasive misalnya
    epidural steroid, operasi.
  • MRI diperlukan jika terjadi fraktur kompresi dengan adanya tanda tanda radiculer, atau ada pertimbangan dilakukan kyphoplasty.
  • Nyeri dan kesemutan di anggota badan sebelah bawah tanpa pola neurologi yang abnormal mempunyai penyebab yang beraneka ragam, akan tetapi ini bukan merupakan indikasi MRI.
    Pemeriksaan oleh seorang spesialis sebelum dilakukan MRI pada kasus ini dapat membantu mengurangi penyalah gunaan penggunaan MRI yang berlebih.

Senin, 25 Agustus 2008

Pedoman praktis nyeri pinggang

(part 1)

Nyeri pinggang....?!, tentu hampir setiap orang mengalami, di perkirakan kurang lebih 90%
populasi pernah mengalami nyeri pinggang. sering sekali nyeri pinggang
bersifat ringan dan sembuh sendiri. kejadian berulang dan gangguan fungsional dan diminimaliasi dengan terapi konservatif,
termasuk dengan pengobatan dengan obat, fisioterapi ( panas, cold packs) dan pijat, latihan dan edukasi.
Pemeriksaan radiologi atau ronthgen dan laboratorium biasanya tidak perlu, dengan pengecualian yaitu bagi pasien pasien
yang mempunyai riwayat dan pemeriksaan yang sangat serius dengan nyeri pinggang.
Apabila tidak ditemukan riwayat penyakit sistemik, MRI (magnetic resonance Imaging) biasanya tidak perlu, sampai kurang lebih 6 minggu pengobatan konserfatif.
Untuk Pembedahan atau operasi diperlukan yaitu bagi pasien pasien yang mengalami penurunan neurologis yag berat, dan resisten terhadap pengobatan konservatif.





gejala yang memerlukan pemeriksaan segera


  • demam tetap dengan sebab yang jelas
  • trauma diniatau trauma ringan terutama apabila usia pasien diatas 50 tahun
  • nyeri tidak berkurang baik malam maupun saat istrihat.Nyeri yang timbul karena posisi atau perubahan gerakan
    adalah merupakan nyeri karena mekanik, dan tidak berkaitan dengan nyeri akibat gangguan sistemik
  • Keluhan mengenai kesemutan dan kelemahan anggota badan harus diperiksa secara seksama
  • Kehilangan sensoris, dan ketidak bisaan mengontrol BAK (Buang air kecil) dan BAB (buang air besar) merupakan tanda tanda adanya cauda equina sindrome

Pemeriksaan x-ray biasanya bukan merupakan suatu indikasi penyakit pada permulaananya, Pemeriksaan x-ray, MRI, CT scan biasanya tidak dilakukan sebelum 4 minggu, kecuali


  • demam tetap tanpa sebab yang jelas
  • trauma dini, trauma ringan terutama apabila usia diatas 50 tahun
  • nyeri hebat non mekanik
  • riwayat adanya tumor atau berat badan turun karena sebab yang tidak jelas
  • riwayat penggunaan obat intra vena, pengguna alkohol
  • riwayat penggunaan obat imunosupressan
  • riwayat osteoporosis dan penggunaan obat corticosteroid dalam jangka waktu lama
  • umur diatas 70 tahun
  • nyeri yang tidak berubah lebih dari 4 - 6 minggu, tidak ada perubahan dengan pengobatan
Klasifikasi Nyeri Pinggang
  • Nyeri pinggang akut ( nyeri kurang dari 3 bulan)
  • nyeri pinggang kronis
  • nyeri radikuler akut "sciatica" adalah nyeri radikuler dari akar syaraf (S1), atau akar syaraf yang lain yang menyebabkan pola nyeri yang lain
  • nyeri radikuler kronis
Apabila pemeriksaan x-ray bukan merupakan indikasi, atau indikasi akan tetapi tidak menunjukkan problem yang serius, maka pasien diperlukan manajemen konservatif. Pemeriksaan X-ray yang normal dan test lab "sedimen rate" yang normal sangat efektif untuk mengesampingkan penyakit tumor atau infeksi lainnya bagi beberapa pasien.

Pemeriksaan Muskuloskeletal meliputi


  • palpasi untuk mengetahui nyeri tekan, panas, eritema (warna merah pada kulit)
  • pemeriksaan kekuatan otot dan perbandingan kedua sisi kanan dan kiri, otot fleksor hip,ektensor knee, plantar fleksor ankle, dan dorsi fleksor ankle, dorsi fleksi ibu jari kaki
    ( atau pasien diminta untuk berjalan jinjit untuk mengetahui kekuatan otot plantar fleksor, dan berjalan dengan menggunakan tumit untuk mengetahui kekuatan otot dorsi fleksi ankle)
  • pemeriksaan reflex di kedua lutut dan kedua ankle, demikian juga sensorisnya harus dilakukan test
catatan : Nyeri karena test straight leg raising menunjukkan adanya gejala iritasi syaraf sciatica dan radikulopati

praktek ( slamet riyono Str Kes Ftr )

Slamet physsio ( ruko golden road blok c27 no 50 bsd city belakang itc bsd ) 0812 9000 5668